Gangguan Gangguan Pada Matahari




Matahari merupakan bola gas pijar yang terdiri atas lapisan-lapisan yang suhunya berbeda-beda. Akibat perbedaan suhu itu, partikel-partikel bergerak dan bertabrakan. Oleh karena kecepatan yang berbeda, energy yang terpancar pun tidak sama. Pancaran energy ini menimbulkan gangguan-gangguan pada matahari. Misalnya berupa gumpalan-gumpalan pada fotosfer, noda hitam Matahari (sun spot), lidah api, dan matahari sebagai pemancar radio.

a. Gumpalan-Gumpalan pada Fotosfer (Granula)
Gumpalan-gumpalan (granula) pada fotosfer terjadi karena semburan gas panas dari inti matahari ke lapisan fotosfer. Akibatnya, permukaan Matahari kelihatan tidak rata atau bergumpal-gumpal.

b. Noda Hitam Matahari (Sun Spot)
Noda hitam matahari (sun spot) pertama kali dilihat oleh Galileo Galilei dan Schiener. Noda hitam matahari (sun spot) terjadi akibat aliran gas panas dari inti matahari tidak sampai ke permukaan fotosfer, karena pengaruh megnetik pada Matahari. Daerah ini suhunya sekitar 1.500˚C lebih rendah dari sekitarnya sehingga tampak seperti bintik hitam. Noda hitam Matahari dapat mengakibatkan musin dingin di Bumi lebih panjang.
Letak, ukuran dan banyak noda hitam Matahari tidak tetap. Diameter bintik Matahari dapat mencapai 80 km, atau melebihi luas permukaan bumi. Noda hitam Matahari timbul dan kemudian menghilang dalam waktu tertentu, yang disebut daur noda Matahari. Daur noda Matahari mempunyai siklus sekitar 11 tahun.

c. Lidah Api
Merupakan massa proton dan electron atom hydrogen yang bergerak dengan kecepatan tinggi. Lidah api tampak sebagai juluran-juluran gas pada permukaan fotosfer. Masa partikel tersebut dapat mencapai Bumi dalam waktu 10 menit.
Sebelum masuk ke Bumi, pancaran partikel itu bertahan oleh sabuk Van Allen yaitu suatu sabuk radiasi yang mengelilingi bumi. Pancaran partikel yang lolos masuk ke atmosfer Bumi itu di sebut aurora. Aurora di belahan utara Bumi di sebut auror borealis, aurora dibelahan selatan di sebut aurora australis. Hamburan warna tersebut timbul karena pertikel-partikel dari Matahari bertabrakan dengan atom oksigen dan nitrogen di lapisan atas atmosfer Bumi.
Hamburan partikel juga dapat mempengaruhi lapisan ionosfer Bumi. Akibatnya, komunikasi gelombang radio menjadi gangguan.

d. Matahari Sebagai Pemancar Radio
Matahari dapat mengeluarkan gelombang radio dengan panjang gelombang 1 cm - 15 m. gelombang ini mengakibatkan adanya gangguan muatan listrik di atmosfer Bumi, terutama pada lapisan ionoster. Akibatnya, akan menggangu siaran radio, televisi, magnet dsb.

Previous
Next Post »